You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Saluran PHB Nipah Dikeruk
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Saluran PHB Nipah Dikeruk

Upaya mengatasi banjir terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Salah satunya dengan melakukan pengerukan kali-kali dan saluran yang sedimennya mengurangi daya tampung volume air.

Sedimennya ya lebih dari lima ton yang berhasil diangkat

Di Jakarta Selatan salah satu yang baru dilakukan pengerukan sedimen yakni Saluran PHB Nipah di Jl Pulo Raya, Petogogan, Kebayoran Baru. Lebih dari lima ton sedimen berhasil diangkat dari saluran yang bermuara ke Kali Krukut ini.

"Sudah selesai dikeruk untuk PHB Nipah ini. Sedimennya ya lebih dari lima ton yang berhasil diangkat," ujar Deddy Budi Widodo, Kepala Sudin Tata Air Jakarta Selatan, Rabu (5/8).

Saluran PHB Taman Ratu Dikeruk

Dikatakan Deddy, sedimen yang berada di saluran tersebut memang sudah menumpuk cukup tinggi. Sehingga bisa mengurangi daya tampung saluran yang berada di belakang Kantor Walikota Jakarta Selatan tersebut. "Makanya kita keruk sekitar 1,5-2 meter kedalamannya. Agar daya tampung bisa lebih banyak, jadi tidak gampang meluap saat musim hujan nanti," katanya.

Selain melakukan pengerukan saluran PHB Nipah, pihaknya, kata Deddy juga mempersiapkan pompa yang berada di muara saluran tersebut. "Kalau lebih dalam saluran kan bisa menghambat air meluap. Nah itu ujung pipa pompa buang yang tadinya di bawah air dipindahkan ke atas, agar bisa lancar menyalurkan air ke Kali Krukut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8586 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2505 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1424 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1260 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

    access_time12-05-2026 remove_red_eye1181 personDessy Suciati